Minggu, 07 Oktober 2012

KONSEP DASAR OOP

KONSEP-KONSEP OOP
1. Kelas Abstrak (Class Abstraksi)
2. Enkapsulasi (encapsulation)
3. Pewarisan (Inheritance)
4. Polimorfisme (polymorphism)

1. Kelas Abstrak (Class Abstraksi)


  • Kelas merupakan deskripsi abstrak informasi dan tingkah laku dari sekumpulan data.
  • Kelas dapat diilustrasikan sebagai suatu cetak biru(blueprint) atau prototipe yang digunakan untuk menciptakan objek.
  • Kelas merupakan tipe data bagi objek yang mengenkapsulasi data dan operasi pada data dalam suatu unit tunggal.
  • Kelas mendefinisikan suatu struktur yang terdiri atas data kelas (data field), prosedur atau fungsi (method), dan sifat kelas (property).
2. Enkapsulasi (encapsulation)
  • Istilah enkapsulasi sebenarnya adalah kombinasi data dan fungsionalitas dalam sebuah unit tunggal sebagai bentuk untuk menyembunyikan detail informasi.
  • Proses enkapsulasi memudahkan kita untuk menggunakan sebuah objek dari suatu kelas karena kita tidak perlu mengetahui segala hal secara rinci.
  • Enkapsulasi menekankan pada antarmuka suatu kelas, atau dengan kata lain bagaimana menggunakan objek kelas tertentu.
  • Contoh: kelas mobil menyediakan antarmuka fungsi untuk menjalankan mobil tersebut, tanpa kita perlu tahu komposisi bahan bakar, udara dan kalor yang diperlukan untuk proses tersebut.
3. Pewarisan (Inheritance)
  • Kita dapat mendefinisikan suatu kelas baru dengan mewarisi sifat dari kelas lain yang sudah ada.
  • Penurunan sifat ini bisa dilakukan secara bertingkattingkat, sehingga semakin ke bawah kelas tersebut menjadi semakin spesifik.
  • Sub kelas memungkinkan kita untuk melakukan spesifikasi detail dan perilaku khusus dari kelas supernya.
  • Dengan konsep pewarisan, seorang programmer dapat menggunakan kode yang telah ditulisnya pada kelas super berulang kali pada kelas-kelas turunannya tanpa harus menulis ulang semua kodekode itu.
4. Polimorfisme (polymorphism)
  • Polimorfisme merupakan kemampuan objekobjek yang berbeda kelas namun terkait dalam pewarisan untuk merespon secara berbeda terhadap suatu pesan yang sama.
  • Polimorfisme juga dapat dikatakan kemampuan sebuah objek untuk memutuskan method mana yang akan diterapkan padanya, tergantung letak objek tersebut pada jenjang pewarisan.
  • Method overriding.
  • Method name overloading.
KARAKTERISTIK OOP
  • Semua adalah objek.
  • Komputasi dilakukan dengan komunikasi antar objek. Setiap objek berkomunikasi dengan objek yang lain melalui pengiriman dan penerimaan pesan.
  • Sebuah pesan merupakan permintaan atas sekumpulan aksi dengan semua argumen yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu.
  • Setiap objek memiliki memori sendiri, yang dapat terdiri dari objek-objek lainnya.
  • Setiap objek adalah wakil atau representasi dari suatu kelas. Sebuah kelas dapat mewakili sekelompok objek yang sama.
  • Kelas merupakan kumpulan tingkah laku yang berkaitan dengan suatu objek. Jadi, semua objek yang merupakan wakil dari kelas yang sama dapat melakukan aksi yang sama pula.
  • Kelas-kelas diorganisasikan ke dalam struktur pohon yang berakar tunggal, yang dinamakan dengan jenjang pewarisan (inheritance hierarchy).
  • Setiap objek pada umumnya memiliki tiga sifat, yaitu keadaan, operasi dan identitas objek.
  • Operasi merupakan tindakan yang dapat dilakukan oleh sebuah objek.
  • Keadaan objek merupakan koleksi dari seluruh informasi yang dimiliki oleh objek pada suatu saat.
  • Informasi yang terkandung pada objek tersebut pada akhirnya memberikan identitas khusus yang membedakan suatu objek dengan objek lainnya.
CONTOH PROGRAM

"MENAMPILKAN NAMA DENGAN IMPUTAN USER"
public class nama {

    public static void main (String[] args) {
    String nama;
    nama = (JOptionPane.showInputDialog(null,"nama"));

    JOptionPane.showMessageDialog(null," hello "+nama);

Referensi :
1. http://id.wikipedia.org/
2. Jeni-dasarpemrogramanjava.pdf
3. Codenhead-javabasic.pdf



Kamis, 04 Oktober 2012

REPAIR WIN XP


NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

 Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
a.       Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
b.      Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
c.       Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya  angka 1
d.      Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada. Tulis: CD i386
e.      Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
f.        Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
g.       Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
h.      Selesai

HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
a.       Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
b.      Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
c.       Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya  angka 1
d.      Tulis: bootcfg /list 
e.      Menampilkn isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
f.        Tulis: bootcfg /rebuild Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
g.       Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
 Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan :

“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”
a.       Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
b.      Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
c.       Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya angka 1
d.      Masukkan password administrator jika diperlukan.
e.      Kemudian masuk ke c:\windows\system32\config dengan cara Tulis: cd\windows\system32\config
f.        Copy system bila yang rusak system dengan cara ketik: copy\windows\repair\system
g.       Copy software bila yang rusak bagian software dengan cara ketik: copy\windows\repair\software
h.      Tekan huruf y apabila ada pertanyaan mereplace file system yang lama.
i.         Ketik Exit dan keluarkan CD Anda.

NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)

 Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
a.       Untuk partisi tipe FAT
b.      Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
c.       dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
d.      Untuk partisi tipe NTFS
e.      Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
f.        Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
g.       Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya angka 1
h.      Masukkan password administrator jika diperlukan.
i.         Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
j.        Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
k.       Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
l.         Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Nah, itu beberapa cara untuk merepair Windows XP, Semoga bermanfaat brother...

seting path pada java

Program java yang anda telah buat tidak akan dapat dicompile serta dirunning jika anda belum setting path pada komputer anda . Oleh sebab itu setting path java merupakan keharusan jika anda ingin membuat program java, mengcompile dan ingin merunningnya . berikut pengerjaan setting path java :

 1. Instal Java Development Kit ( JDK ) pada komputer anda, jika belum ada silahkan klik disini .
 2. Setelah anda instal , cari direktori file tersebut dan copy Adrdress Bar sampai Bin ( Biasanya begini C:          \Program Files\Java\jdk1.6.0_17\bin jika anda menginstal di Directory lain anda tinggal mengubahnya            saja )
 3. Setelah anda copy Address Bar tersebut masuk ke Control Panel > System > Setelah itu pilih advanced        > dan pilih Environtment Variables >
 4. Setelah masuk cari Path pada System Variables dan pilih edit
 5. Lalu paste Address Bar tersebut pada Variable Value menjadi seperti gambar dibawah.